Penyangkalan sistematis laporan pemerkosaan massal Mei 1998
Pada 13-15 Mei 1998, Tim Relawan untuk Kemanusiaan menemukan ada 152 orang yang menjadi korban pemerkosaan massal.
Sri Palupi, yang pernah menjadi anggota Tim Asistensi untuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kerusuhan Mei 1998, mengatakan korbannya bukan cuma perempuan, tapi juga laki-laki.
"Kebiadaban itu bisa sangat nyata di depan mata kita. Hanya karena beda ras, hanya karena etnis mereka berbeda, terus mereka diperlakukan seperti itu," kata Sri.
Menurut temuan sejumlah aktivis, ada upaya penyangkalan sistematis terhadap kasus pemerkosaan massal pada 1998, yang dilakukan lewat tangan-tangan yang terafiliasi dengan negara.
Bagaimana kesaksian mereka? Simak video selengkapnya di Youtube BBC News Indonesia
Video produksi: Riana Afifah Ibrahim dan Anindita Pradana





