Penghina Raja Bhumibol dikejar orang: 'Suasana menakutkan'

Sumber gambar, AFP
Seruan sanksi sosial oleh menteri kehakiman Thailand bagi mereka yang dianggap tak berkabung atas kematian Raja Bhumibol, 'sangat berbahaya' dan menimbulkan 'suasana yang menakutkan' karena sudah sampai pada tahap pemukulan, kata seorang akademisi.
Menteri Kehakiman Paiboon Koomchaya meminta orang untuk mengambil tindakan bagi mereka yang menghina kerajaan menyusul kematian Raja Bhumibol Adulyadej (13/10) di tengah banyaknya video yang beredar berisi massa yang mengejar orang-orang yang dianggap mengkritik kerajaan. Namun seruan itu tidak mendukung aksi kekerasan.
Satu minggu setelah raja meninggal suasana Thailand -terutama di kota-kota besar- menakutkan orang, menurut Onanong Thipimol, pengajar di Universitas Thammasat, Bangkok.
- <link type="page"><caption> Raja Bhumibol, pemersatu Thailand meninggal dunia</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/10/161013_dunia_raja_thailand_meninggal" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Apakah Lese Majeste, undang-undang pelindung kerajaan Thailand?</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/10/161012_dunia_thailand_lese_majeste_explainer" platform="highweb"/></link>
- <link type="page"><caption> Pengganti raja Thailand, beri banyak perhatian pada Muslim di selatan</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/10/161013_dunia_thailandselatan_raja" platform="highweb"/></link>

Sumber gambar, EPA
Video yang beredar di sosial media menunjukkan sejumlah warga mendorong orang yang dituduh tidak berduka secara benar dan ada juga seorang perempuan yang dipaksa berlutut di depan potret raja dengan dikelilingi orang yang memaksanya meneriakkan, "Saya cinta raja."
"Suasana ini menakutkan orang, karena kalau ke luar rumah harus pakai baju hitam," kata Onanong sambil menambahkan hal itu hanya terjadi di kota-kota besar.
"Ini sangat bahaya, karena setiap kali ada orang yang datang ke rumah seseorang yang membuat status di Facebook yang tidak disenangi orang (misalnya), mereka dipukul. Ini sangat keras... dan tak boleh menteri mengatakan begitu. Kalau salah harus pakai cara hukum," katanya.
Dimarahi karena tak ganti foto dengan baju hitam di Facebook
Mengkritik kerajaan merupakan pelanggaran undang-undang berdasarkan hukum yang disebut lese majeste dengan ancaman hukuman penjara lama.
Thailand menetapkan masa berkabung selama satu tahun setelah meninggalnya Raja Bhumibol yang memegang tahta selama 70 tahun, yang merupakan raja terlama di dunia.

Sumber gambar, Reuters
"Di media sosial, orang yang tidak ganti foto profile akan dimarahi teman-teman di Facebook, khususnya mereka yang pakai baju berwarna... Ada yang mencari kalau ada yang tidak pakai baju hitam," kata Onanong.
Dosen yang sempat tinggal di Indonesia ini menganggap suasana seperti ini timbul karena orang masih dalam keadaan sedih dan kesedihan berubah menjadi kemarahan.
"Karena mereka mau orang lain ikut sedih seperti mereka."
Pekan lalu, pemerintah meminta warga melaporkan kasus-kasus lese majeste kepada pemerintah dan juga meminta penyedia jasa internet untuk memonitor konten dan memblok materi yang tak layak.
Pemerintah militer juga bertekad untuk 'mengejar mereka yang melanggar undang-undang'.
Tetapi pemerintah juga mendesak agar warga tenang menyusul sejumlah insiden dan serangan massa.

Sumber gambar, AFP
Transgender penghina raja diancam
Warga diminta untuk tidak menilai orang karena tidak memakai baju warna hitam karena sebagian tidak mampu membeli baju baru.
Menteri Kehakiman Paiboon juga mengatakan Thailand telah meminta ekstradisi mereka yang tinggal di luar negeri dan dicurigai menghina raja.
Ia mengatakan pemerintah telah memonitor enam orang di pengasingan.

Tidak ada rincian lebih lanjut namun seorang transgender yang tinggal di Prancis Aum Neko, mengatakan kepada BBC Thailand bahwa ia terpaksa pindah alamat dan melapor ke polisi setelah mendapatkan ancaman menyusul pernyataannya tentang Raja Bhumibol di Facebook.
Dalam video itu, Aum yang telah meminta suaka ke Prancis, mengatakan ia 'bahagia' karena raja telah meninggal.
Unggapan Aum dibagikan lebih dari 5.000 kali dengan 90.000 komentar dan sebagian besar mencacinya.
Neko, 22, mengatakan, "Saya khawatir terhadap mereka yang loyal terhadap kerajaan di Prancis dan ingin memburu dan menyakiti saya."
Neko melarikan diri dari Thailand pada 2014 setelah dipanggil pemerintah militer terkait foto dan komentar yang ia unggah di media sosial dan dianggap menghina keluarga kerajaan dan para pejabat.
Penjualan baju berwarna hitam meningkat pesat setelah kematian Raja Bhumibol.





























