Sehari setelah serangan teroris di Istanbul

Telah diterbitkan

Bandara Internasional Ataturk beroperasi dengan keamanan yang ditingkatkan dan Paus Fransiskus mengecamnya sebagai 'serangan brutal' teroris.

Bandara Ataturk
Keterangan gambar, Bandara Internasional Ataturk di Istanbul kembali beroperasi, Rabu (29/06), sehari setelah serangan teroris yang menewaskan sedikitnya 41 orang dan melukai 239 lainnya.
Polisi Turki
Keterangan gambar, Kini pengamanan ditingkatkan dengan pengerahan polisi bersenjata di hampir tiap sudut.
Bandara Ataturk
Keterangan gambar, Dinding kaca pecah akibat tiga ledakan bom di tiga tempat terpisah di Bandara Ataturk, Selasa (28/06) malam.
Keluarga korban
Keterangan gambar, Beberapa keluarga korban mulai menggelar pemakaman dengan duka yang mendalam.
Bendera Turki
Keterangan gambar, Sebaian besar korban jiwa adalah warga Turki, sedangkan 13 orang adalah warga negara asing, antara lain warga Arab Saudi, Irak, dan Cina.
Kedutaan Besar Turki di Moskow
Keterangan gambar, Seorang warga Rusia yang ikut berduka meletakkan karangan bunga di Kedutaan Besar Turki di Moskow.
Paus Fransiskus
Keterangan gambar, Di Vatikan, Paus Fransiskus mengecam keras serangan di Istanbul yang disebutnya 'serangan brutal teroris' saat memberikan berkat umum, Rabu (29/06), dan mendoakan para korban dan keluarga mereka.
Murid di India
Keterangan gambar, Murid sekolah di Agartala, India, menyediakan waktu khusus untuk menyatakan duka atas serangan di Istanbul.